24.9.09

TEORI TERJADINYA TATA SURYA


Teori Kabut dari Kant-Laplace
Teori ini berkeyakinan, bahwa semula matahari berbentuk pijar, Kabut ini mengalami rotasi disertai dengan penurunan suhu sehingga lama kabut tersebut semakin berkerut dan menjadi lebih kecil, Hal ini menyebabkan gerak rotasi kabut bertambah cepat, kabut tersebut akhirnya berubah bentuk menjadi sebuah cakram, karena perputarannya yang semakin cepat, bagian tepi dari cakram tersebut lepas dan terjadilah planet, Planet planet ini beredar mengelilingi pusat kabut dengan melalui lintasan planet berbentuk lingkaran.

Teori Planetisimal dari Chamberlain-Moulton
Teori ini mengemukakan bahwa kabut terdapat zat zat yang kecil dan dingin yang dinamai Planetisimal, Planetisimal ini bergerak dengan lntasan bebas, akibatnya terjadilah saling tabrakan dan tarik menarik satu sama lainnya, Planetisimal yang lebih besar menarik planetisimal yang lebih kecil dan lambat laun menjadi lebih besar, Planetisimal yang terbesar terletak di pusat pilin dan menjadi matahari, disekeliling Matahari terdapat inti inti yang lebih kecil yang kemudian menjadi planet dan satelit satelitnya.

Teori Pasang Surut dari James-Jaffreys
Teori ini berpendapat bahwa dahulu ada bintang besar yang mendekati matahri, karena gaya tarik bintang ini, maka terjadilah efek pasang surut pada permukaan matahari, sebagian dari massa Matahari tertarik dan membentuk tonjolan ke arah bintang, kemudian dengan menjauhnya tonjolan itu akhirnya tertarik dan membentuk cerutu serta akhirnya lepas dari matahari, kemudian massa tersebut terpecah pecah dan saling mengumpul dengan ukuran yang berbeda beda, selanjutnya massa tersebut berputar kemudian mendingin dan akhirnya menjadi planet planet beserta sateli satelitnya.

Teori Kondensasi dan Von Weizaecker-GP Kuipper
Teori menyampaikan bahwa disekitar matahri terdapat gas hidrogen dan helium, Gas tersebut ada yang menghilang dan ada juga yang mendingin membentuk gumpalan gumpalan padat gumpalan ini dinamakan protoplanet.



Apa Yang Anda Cari ?